Telset.id – Jika Anda masih memegang erat Xiaomi 12 Series atau POCO F5 dengan harapan mendapatkan pembaruan sistem operasi jangka panjang, mungkin ini saatnya untuk mengatur ulang ekspektasi Anda. Kabar terbaru yang beredar di komunitas teknologi global membawa angin yang kurang segar bagi sebagian pengguna setia ekosistem Xiaomi. Raksasa teknologi asal China ini dilaporkan tengah bersiap melangkah ke iterasi berikutnya dari antarmuka kebanggaan mereka, namun sayangnya, tidak semua perangkat akan diajak serta dalam gerbong pembaruan tersebut.
Xiaomi saat ini memang sedang sibuk merampungkan peluncuran HyperOS 3, namun dapur pacu pengembangan mereka tampaknya sudah bekerja keras untuk versi selanjutnya, yakni update HyperOS 3.1. Ini bukan sekadar pembaruan minor biasa. Berdasarkan informasi yang beredar, sistem operasi ini akan dibangun di atas basis Android 16, sebuah lompatan arsitektur yang menjanjikan namun juga menuntut spesifikasi perangkat keras yang lebih mumpuni. Di sinilah letak permasalahannya bagi perangkat-perangkat lawas.
Transisi teknologi seringkali memakan “korban”, dan kali ini puluhan smartphone Xiaomi, Redmi, dan POCO diprediksi akan tertinggal. Laporan dari Xiaomi Time mengindikasikan bahwa hambatan utamanya bukan sekadar usia perangkat, melainkan kemampuan pemrosesan yang spesifik. HyperOS 3.1 disebut-sebut akan sangat bergantung pada kemampuan NPU (Neural Processing Unit) dan arsitektur baru Android 16 untuk menjalankan fitur-fitur canggih seperti Live Updates dan pra-kompilasi aplikasi. Tanpa dukungan perangkat keras yang memadai, fitur-fitur ini mustahil berjalan optimal.
Situasi ini menciptakan dilema tersendiri. Di satu sisi, inovasi menuntut perangkat keras baru; di sisi lain, pengguna perangkat flagship yang baru berusia dua atau tiga tahun mungkin merasa perangkat mereka masih sangat bertenaga untuk tugas sehari-hari. Namun, realitas perkembangan perangkat lunak, terutama yang berbasis kecerdasan buatan, memang kerap kali lebih kejam daripada penurunan performa baterai. Bagi Anda yang sedang mencari pengganti, mungkin bisa melirik daftar HP Xiaomi Terbaru untuk memastikan dukungan software yang lebih panjang.
Analisis Teknis: Mengapa Perangkat Anda Ditinggalkan?
Sebelum kita masuk ke daftar lengkap perangkat yang terdampak, penting untuk memahami alasan teknis di balik keputusan ini. Mengapa smartphone sekelas Xiaomi 12S Ultra yang memiliki kamera fenomenal bisa masuk dalam daftar eliminasi? Jawabannya terletak pada integrasi mendalam antara software dan hardware.
Menurut bocoran yang ada, update HyperOS 3.1 akan menitikberatkan pada efisiensi yang didorong oleh AI. Penggunaan NPU secara intensif menjadi syarat mutlak. Perangkat dengan chipset generasi lama, meskipun memiliki CPU dan GPU yang kencang untuk gaming, mungkin tidak memiliki arsitektur NPU yang kompatibel dengan tuntutan Android 16. Fitur seperti pra-kompilasi aplikasi bertujuan untuk mempercepat waktu buka aplikasi secara drastis, namun proses ini membutuhkan jalur instruksi tertentu di dalam prosesor yang mungkin absen di chip lama.
Ini mirip dengan fenomena di dunia PC, di mana sistem operasi terbaru menuntut modul keamanan tertentu (seperti TPM 2.0). Di dunia mobile, tuntutan ini bergeser ke arah kemampuan pemrosesan AI. Jika Anda mengikuti perkembangan teknologi, tren ini sejalan dengan kompetitor global lainnya. Bahkan, perusahaan AI seperti AI Agent Canggih juga mensyaratkan komputasi tinggi. Jadi, ketidakmampuan menjalankan HyperOS 3.1 bukan berarti HP Anda rusak, melainkan “otak” AI-nya tidak cukup fleksibel untuk instruksi baru tersebut.
Baca Juga:
Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Gagal Update HyperOS 3.1
Berdasarkan data yang dibagikan, daftar ini mencakup berbagai segmen, mulai dari kelas entry-level hingga mantan raja flagship. Jika perangkat Anda ada di sini, ini adalah sinyal kuat bahwa dukungan pembaruan fitur utama kemungkinan besar akan berakhir.
1. Lini Flagship Xiaomi (High-End)
Sangat mengejutkan melihat jajaran seri angka Xiaomi yang belum terlalu tua masuk dalam daftar ini. Seri Xiaomi 12, yang kala itu dipuja karena desain kompak dan performanya, tampaknya harus puas berhenti di HyperOS generasi sebelumnya.
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S
- Xiaomi 12S Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi 12T Pro
- Xiaomi MIX FOLD 2
- Xiaomi Pad 6 Max 14
- Xiaomi Civi 2 / Civi 3
- Xiaomi 13 Lite
Kehadiran Xiaomi 12S Ultra dalam daftar ini tentu menjadi pukulan berat bagi pecinta fotografi mobile. Padahal, perangkat ini masih sering masuk rekomendasi Kamera Terbaik di kelasnya berkat sensor 1 incinya yang legendaris.
2. Lini Performa POCO
Pengguna POCO yang biasanya mementingkan performa mentah juga tidak luput dari pemangkasan ini. Beberapa model populer yang menjadi primadona para gamer budget masuk dalam daftar hitam update.
- POCO F5 5G
- POCO F5 Pro
- POCO M6 Pro
- POCO X6 Neo
- POCO C65
POCO F5 series, yang dikenal sebagai “flagship killer”, harus menerima kenyataan bahwa umur dukungan software utamanya mungkin lebih pendek dari harapan. Meskipun performa gamingnya masih buas, fitur sistem terbaru tak akan mampir ke sini.
3. Lini Redmi K dan Note Series
Seri Redmi Note dan K series adalah tulang punggung penjualan Xiaomi. Namun, banyaknya varian yang dirilis setiap tahun membuat fragmentasi update menjadi tak terelakkan.
- Redmi K60 / K60 Pro
- Redmi K50 Ultra
- Redmi Note 12 Turbo
- Redmi Note 12T Pro
- Redmi Note 13 5G
- Redmi Note 13R Pro
Perlu dicatat, bagi Anda pengguna seri Note yang lebih baru, sebaiknya cek Review Redmi terbaru kami untuk membandingkan apakah fitur yang Anda miliki saat ini sudah cukup atau perlu upgrade.
Nasib Perangkat yang Tidak Eligible
Selain daftar spesifik di atas, ada aturan umum yang lebih sederhana: jika perangkat Anda sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk HyperOS 3, maka otomatis perangkat tersebut juga akan melewatkan update HyperOS 3.1. Ini adalah efek domino dari persyaratan sistem. Basis kode yang digunakan pada versi 3.1 adalah kelanjutan langsung dari versi 3 dengan penambahan kompleksitas Android 16.
Lantas, bagaimana nasib HP Anda jika masuk dalam daftar tersebut? Apakah akan langsung menjadi “batu bata”? Tentu tidak. Xiaomi kemungkinan besar masih akan memberikan security patch atau pembaruan keamanan untuk beberapa waktu ke depan. Smartphone Anda masih akan berfungsi normal, aplikasi masih bisa berjalan, dan Anda masih bisa melakukan aktivitas harian seperti biasa.
Namun, Anda tidak akan menikmati antarmuka baru, fitur efisiensi baterai terbaru, atau peningkatan manajemen memori yang ditawarkan oleh HyperOS 3.1. Seiring berjalannya waktu, kesenjangan fitur antara perangkat lama dan baru akan semakin terasa. Ini adalah siklus alami dalam ekosistem teknologi, di mana perangkat keras statis harus mengejar perangkat lunak yang dinamis.
Jika perangkat Xiaomi Anda memang sudah mendekati akhir masa pakainya (End of Life), dan keamanan data menjadi prioritas utama Anda, mungkin ini saat yang tepat untuk mempertimbangkan penggantian unit. Xiaomi kini memiliki daftar perangkat yang menjanjikan dukungan software hingga enam tahun, sebuah investasi yang lebih masuk akal untuk penggunaan jangka panjang. Pastikan Anda memilih model yang relevan untuk beberapa tahun ke depan agar tidak terjebak dalam siklus pergantian yang terlalu cepat.
Kami di Telset.id akan terus memantau perkembangan seputar HyperOS ini. Apakah akan ada perubahan daftar atau kejutan dari Xiaomi? Tetaplah terhubung dengan bagian berita Xiaomi kami untuk mendapatkan informasi valid dan terdepan.

