Pernahkah Anda membawa konsol genggam canggih seperti Steam Deck atau PlayStation Portal saat bepergian jauh, namun akhirnya hanya memainkannya kurang dari satu jam? Fenomena ini semakin umum terjadi di kalangan gamer modern. Meskipun perangkat tersebut luar biasa, bobot dan ukurannya sering kali tidak sebanding dengan frekuensi pemakaian saat liburan. Banyak dari kita akhirnya menyadari bahwa perangkat yang lebih kecil, seperti Playdate atau bahkan ponsel dengan kontroler tambahan, justru lebih praktis untuk menemani perjalanan panjang.
Refleksi mengenai efisiensi perangkat gaming saat bepergian ini menjadi pembuka yang relevan, mengingat minggu ini industri game indie sedang membanjiri pasar dengan rilis-rilis menarik yang bisa dimainkan di berbagai platform. Mulai dari PC hingga konsol portabel, para pengembang independen seolah berlomba menyajikan pengalaman unik yang tidak menuntut spesifikasi “monster”, namun menawarkan kedalaman cerita dan mekanik permainan yang adiktif.
Dari ekspansi besar-besaran game kultus favorit hingga simulator kafe yang menenangkan, variasi genre minggu ini sangat luar biasa. Jika Anda sedang mencari Game Indie Baru untuk mengisi waktu luang atau menemani perjalanan berikutnya, deretan judul berikut ini layak masuk dalam radar Anda. Mari kita bedah satu per satu apa saja yang ditawarkan oleh para developer kreatif ini.
Ekspansi Masif Cult of the Lamb dan Misteri Kode Perang
Massive Monster dan Devolver Digital kembali memanjakan penggemar dengan merilis ekspansi “Woolhaven” untuk Cult of the Lamb. Ini bukan sekadar pembaruan kecil; skalanya hampir menyamai game dasarnya. Untuk menikmati konten ini, Anda perlu mencapai tahap akhir permainan dasar, meskipun tidak harus mengalahkan bos terakhir. Ekspansi ini menghadirkan sistem cuaca, area pegunungan baru dengan dua ruang bawah tanah (dungeon) segar, serta sistem peternakan yang memungkinkan Anda memelihara hewan.
Bagi Anda yang sudah memiliki game dasarnya, ekspansi ini dibanderol seharga $17 dan tersedia di hampir semua platform, termasuk PC, PS4, PS5, Xbox, dan Nintendo Switch. Sementara itu, studio Inkle kembali dengan TR-49, sebuah game teka-teki yang berpusat pada komputer era Perang Dunia II. Anda ditugaskan untuk menemukan dan menghancurkan satu buku spesifik sebelum waktu habis dalam upaya memecahkan “kode realitas”. Terinspirasi dari game deduksi naratif seperti Return of the Obra Dinn, game ini menuntut kesabaran ekstra dan mungkin buku catatan fisik untuk memecahkan misterinya.
Baca Juga:
Eksplorasi Luar Angkasa dan Nostalgia Pixel Art
Bagi penggemar genre Metroidvania, MIO: Memories in Orbit hadir dengan gaya seni yang mencolok. Ceritanya berpusat pada robot MIO yang harus menyelamatkan pesawat luar angkasa yang terlupakan setelah penjaga AI-nya berhenti berfungsi. Anda akan menemukan kemampuan baru seperti grappling hook dan air gliding sepanjang permainan. Menariknya, game ini juga akan tersedia untuk konsol generasi mendatang, yang mungkin akan menjadi salah satu Game Wajib Punya bagi pemilik Switch 2 nantinya.
Di sisi lain, nuansa nostalgia awal tahun 2000-an terasa kental pada Perfect Tides: Station to Station. Sekuel petualangan naratif point-and-click ini mengajak Anda membantu Mara, remaja 18 tahun, menjelajahi kota besar. Visual pixel-art yang diusung game ini sangat otentik, mengingatkan kita pada estetika retro yang sering dibahas dalam tutorial Tips Bikin Grunge untuk menciptakan kesan visual lawas yang artistik.
Simulator Santai dan Update Gratis yang Menggoda
Jika Anda lebih suka permainan yang santai, Tailside dari Coffee Beans Dev bisa menjadi pilihan. Simulator kafe yang nyaman ini baru saja debut dalam akses awal di Steam. Anda bisa melayani pelanggan berbulu, membuat latte art, dan mendekorasi kafe sesuai selera. Aspek sosialnya pun menarik, di mana Anda nantinya bisa mengunjungi kafe pemain lain. Game ini menawarkan diskon peluncuran 10 persen hingga 28 Januari, menjadikannya opsi terjangkau bagi pencari ketenangan digital.
Kabar gembira juga datang untuk penggemar BALL x PIT. Game favorit banyak orang ini akan mendapatkan pembaruan gratis bertajuk “The Regal Update” pada 26 Januari. Update ini menghadirkan dua karakter baru, delapan jenis bola dengan kemampuan unik, serta berbagai pasif tambahan. Tersedia di berbagai platform termasuk Game Pass, pembaruan ini diprediksi akan menarik kembali minat pemain lama.
Bocoran Demo dan Rilis Mendatang
Menatap ke depan, ada beberapa judul menarik yang patut diantisipasi. Poncle akan merilis demo Vampire Crawlers, sebuah spin-off dari Vampire Survivors, pada 23 Februari di Steam Next Fest. Game ini menjanjikan aksi cepat dengan visual yang kacau namun memikat. Progres dari demo ini bahkan bisa dibawa ke game penuh nantinya. Selain itu, demo untuk Ratcheteer DX kini sudah tersedia di PC. Versi berwarna dari judul Playdate populer ini akan rilis penuh pada 5 Maret dengan dukungan soundtrack stereo kualitas CD.
Terakhir, ada Aethus, game survival-crafting berbasis cerita yang akan meluncur di Steam pada 6 Maret. Mengambil latar dunia fiksi ilmiah distopia, Anda berperan sebagai mantan insinyur pertambangan yang mencoba bertahan hidup dari reruntuhan keserakahan korporat. Dengan fitur kustomisasi tingkat kesulitan yang mendalam, game ini tampaknya akan memberikan pengalaman bertahan hidup yang intens, sekompleks teknologi yang mungkin dibahas saat Razer Luncurkan Alat pengembangan canggih.
Minggu ini membuktikan bahwa kreativitas pengembang indie tidak pernah surut. Baik Anda mencari aksi intens, teka-teki rumit, atau sekadar menyeduh kopi virtual, Situs Download Game favorit Anda pasti memiliki sesuatu yang baru untuk ditawarkan.

