Telset.id – Jika Anda berpikir pameran teknologi tahun ini hanya sekadar adu spesifikasi prosesor yang membosankan, kehadiran Lenovo CES 2026 mungkin akan mengubah pandangan tersebut secara drastis. Di tengah gemerlap lampu Las Vegas, raksasa teknologi ini tidak hanya membawa perangkat keras yang lebih kencang, tetapi juga visi berani tentang bagaimana kecerdasan buatan (AI) seharusnya bekerja—bukan sebagai fitur tambahan, melainkan sebagai “nyawa” dari perangkat itu sendiri.
Tahun ini, fokus utama Lenovo melampaui sekadar kecepatan clock speed. Mereka memperkenalkan konsep “Smarter AI for All” yang diterjemahkan melalui desain hybrid yang adaptif. Bayangkan sebuah ekosistem di mana laptop Anda tidak hanya menunggu perintah, tetapi secara proaktif menyesuaikan diri dengan konteks pekerjaan Anda. Ini adalah era agentic AI, di mana perangkat menjadi mitra kerja yang memiliki inisiatif, terhubung mulus antara PC, tablet, dan ponsel tanpa hambatan teknis yang sering membuat frustrasi.
Salah satu kejutan terbesar datang dari sektor konsep futuristik. Bersamaan dengan lini produk komersial, Lenovo memamerkan ThinkPad Rollable XD Concept dan Lenovo Qira. Qira bukanlah asisten suara biasa, melainkan Personal Ambient Intelligence System yang dirancang untuk menjaga kontinuitas tugas Anda lintas perangkat. Sementara itu, bagi Anda yang penasaran dengan inovasi bentuk layar yang tidak lazim, Konsep Layar Gulung yang mereka bawa memberikan intipian menarik tentang masa depan form factor gadget kita.
Standar Baru Profesional: Aura Edition dan Space Frame
Masuk ke ranah produk siap jual, bintang panggung kali ini adalah seri ThinkPad X1 Aura Edition. Lenovo memperkenalkan ThinkPad X1 Carbon Gen 14 dan ThinkPad X1 2-in-1 Gen 11 yang membawa perubahan desain radikal bernama “Space Frame”. Ini bukan sekadar istilah pemasaran. Teknik rekayasa ini memungkinkan komponen ditempatkan di kedua sisi motherboard, menciptakan ruang yang lebih optimal untuk pendinginan yang 20 persen lebih efektif. Hasilnya? Performa berkelanjutan hingga 30W tanpa membuat laptop terasa seperti pemanggang roti.

Ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X7 Series 3 dan NPU generasi terbaru, perangkat ini jelas menetapkan Standar Baru Laptop bisnis. Namun, yang menarik perhatian jurnalis teknologi bukanlah hanya jeroannya, melainkan komitmen pada sustainability dan kemudahan perbaikan (repairability). Dengan skor iFixit 9 dari 10, baterai, keyboard, hingga port USB pada laptop ini dapat diganti dengan mudah. Ini adalah langkah krusial, mengingat kekhawatiran industri terhadap Krisis Chip Memori yang menuntut perangkat agar lebih awet dan mudah diperbaiki.
Fitur cerdas seperti Smart Modes dan Smart Share juga mendapat sorotan. Fitur Tap-to-Share kini mendukung transfer video dan foto instan antar perangkat, menyederhanakan kolaborasi yang seringkali rumit. Ditambah lagi dengan kamera 10MP bersudut pandang lebar (110 derajat) yang didukung koreksi distorsi Immervision, Lenovo tampaknya sangat serius memanjakan para profesional yang hidup dari satu panggilan video ke panggilan video lainnya.
Baca Juga:
Evolusi Desain: Dari Layar Bermotor hingga Desktop Unik
Jika seri X1 adalah tentang penyempurnaan, maka ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist adalah tentang keberanian bereksperimen. Laptop ini membawa engsel bermotor (motorized dual-rotation) yang secara otomatis menyesuaikan sudut layar mengikuti postur atau mode presentasi pengguna. Bayangkan layar yang berputar sendiri untuk menatap audiens Anda saat presentasi, atau mengikuti gerakan Anda saat panggilan video. Didukung layar OLED 2,8K 14 inci dan sasis ringan 1,4 kg, perangkat ini jelas masuk dalam jajaran Inovasi Unik tahun ini.
Bagi pengguna yang membutuhkan tenaga lebih besar, Lenovo menghadirkan ThinkPad X9 15p Aura Edition. Ini adalah monster performa dengan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dan dukungan memori LPDDR5x hingga 64GB. Layar OLED 15,3 inci dengan refresh rate 120Hz menjadikannya idaman para kreator konten. Lenovo juga menyematkan haptic touchpad terbesar dalam sejarah ThinkPad di perangkat ini, memberikan presisi yang selama ini didambakan desainer grafis.
Tak ketinggalan, lini desktop ThinkCentre X AIO Aura Edition hadir dengan desain layar yang tidak biasa: rasio 16:18. Bentuk yang hampir persegi ini dirancang khusus untuk multitasking vertikal, memungkinkan programmer atau penulis melihat dua halaman A4 berdampingan atau deretan kode panjang tanpa perlu sering menggulir layar. Dilengkapi fitur Lenovo Share Zone, AIO ini bisa berfungsi ganda sebagai monitor eksternal sekaligus komputer secara bersamaan.
Ekosistem Cerdas dan Dukungan Masa Depan
Inovasi perangkat keras ini tidak berdiri sendiri. Lenovo melengkapinya dengan ekosistem aksesori yang mendukung kerja hybrid, seperti ThinkPad Dual-Mode Wireless ANC Headset yang menggunakan teknologi suara Bose, serta ThinkPad Bluetooth Presenter Mouse yang unik. Semua ini diikat oleh layanan Lenovo Premier Support for Devices Suite yang kini dilengkapi AI Agent untuk diagnosis masalah secara mandiri.
Apa yang ditunjukkan Lenovo di CES 2026 menegaskan bahwa masa depan komputasi bukan lagi soal siapa yang memiliki prosesor tercepat, melainkan siapa yang paling mengerti konteks penggunanya. Dari laptop yang bisa memutar layarnya sendiri hingga AI yang mengelola alur kerja lintas gawai, Lenovo sedang membangun fondasi agar teknologi benar-benar bekerja untuk kita, bukan sebaliknya.

