Telset.id – Upaya mendeteksi tanda-tanda teknologi alien dari objek antarbintang 3I/ATLAS kembali menemui jalan buntu. Tim peneliti internasional dari proyek Breakthrough Listen melaporkan bahwa teleskop radio terbesar di dunia, Green Bank Telescope, gagal menangkap sinyal buatan apa pun yang berasal dari objek misterius tersebut saat mendekati Bumi.
Pengamatan intensif dilakukan pada 18 Desember, sehari sebelum 3I/ATLAS mencapai titik terdekatnya dengan planet kita, yaitu sekitar 167 juta mil. Hasilnya, seperti dirangkum dalam makalah yang belum ditinjau sejawat, tidak ada “sinyal kandidat” buatan yang terlokalisasi dari objek tersebut. “3I/ATLAS terus berperilaku seperti yang diharapkan dari proses astrofisika alami,” tulis SETI Institute dalam pernyataannya, meski mengakui objek ini tetap menjadi target pengamatan yang sangat menarik mengingat kelangkaannya.
Penemuan 3I/ATLAS pada Juli lalu oleh teleskop survei ATLAS di Chile langsung memicu kehebohan di kalangan astronom. Objek ini adalah penemuan ketiga sepanjang sejarah yang dikonfirmasi berasal dari luar tata surya kita, bergerak dengan kecepatan terlalu tinggi untuk terikat oleh gravitasi Matahari. Meski data menunjukkan ia adalah komet alami dengan inti es dan koma gas, spekulasi tentang kemungkinan asal-usul buatannya terus mengemuka, terutama dari astronom Harvard Avi Loeb.
Data Observasi Mengarah pada Kesimpulan Alami
Dalam makalahnya, para peneliti Breakthrough Listen menyimpulkan bahwa 3I/ATLAS menunjukkan karakteristik komet yang khas, termasuk adanya koma dan inti yang tidak memanjang. “Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa

