JAKARTA ā Ada banyak cara bisa digunakan untuk membuka ponsel Anda. Sementara swipe telah mulai terlihat kuno sekarang ini, dan begitu menjengkelkan, apalagi jika layar mulai tidak sensitif, para ahli di luar sana telah datang dengan sejumlah cara baru untuk membuka ponsel Anda. Mulai dari memindai retina, hingga pembacaan wajah.
Nah, meskipun tidak semua teknologi ditakdirkan untuk hadir di perangkat kita, sebagian besar perusahaan ini sedang dalam proses untuk menyematkan teknologi baru tersebut pada smartphone generasi berikutnya.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah lima diantaranya, cara paling futuristik untuk membuka ponsel Anda.
[quote_center]Qualcomm Snapdragon Sense ID[/quote_center]
https://youtu.be/FtKKZyYbZtw
Pemindai sidik Jari mungkin terdengar agak kuno sekarang, tapi Qualcomm Sense ID sama sekali berbeda dari Apple TouchID atau sensor sidik jari Samsung. Sense ID menggunakan ultrasound untuk benar-benar menembus lapisan luar kulit Anda untuk melihat bagian dalam jari-jari dan karakteristik tertentu yang membuat sidik jari Anda. Ini bahkan bisa melihat sisi jari, mengidentifikasi pori-pori keringat kulit Anda, dan mendeteksi apakah sidik jari itu berasal dari manusia hidup, dengan memeriksa aliran darah. Hasil akhirnya adalah pemindai sidik jari yang sangat akurat dan aman.
Sense ID tak hanya membaca sidik jari dengan cepat, ini juga menunjukkan kita detail dari indeks sidik jari yang unik.Ā Untuk membuatnya lebih menarik, Sense ID juga dapat tertanam dalam setiap bagian dari ponsel Anda karena dapat membaca rincian sidik jari Anda melalui kaca, logam, atau plastik ā tiga bahan paling umum yang membalut smartphone.
[quote_center]Delta ID ActiveIRIS Technology[/quote_center]
https://youtu.be/9ogy_G3P6UE
Jika Anda tidak terkesan dengan teknologi sidik jari, mungkin pemindaian iris akan sesuai dengan imajinasi Anda. Fujitsu baru-baru ini bermitra dengan Delta ID untuk belajar memverifikasi identitas masyarakat dengan memindai iris mereka. ActiveIrishardware adalah miniatur, sehingga dapat ditanam dalam smartphone apapun. Teknologi ini sendiriĀ terdiri dari lampu LED dan kamera inframerah, yang membaca pola iris Anda untuk mengambil āpassword.ā
Cara mengatur ActiveIRIS di ponsel juga terbilang mudah, cukup buat ātemplateā kedua mata dengan memotretnya. Template tersebut akan tersimpan di ponsel dan mata pengguna bisa dikenali dari kejauhan hingga 50cm, dengan atau tanpa kacamata.
[quote_center]EyeVerify Eyeprint IDĀ forĀ ZTE Grand S3[/quote_center]
https://youtu.be/sUKEn2UNY5k
Teknologi ini menggunakan pola pembuluh darah yang unik dan retina mata Anda untuk membuka ponsel. Swipe ke bawah pada layar kunci membawa Anda mengakses pemindai mata, yang menggunakan kamera depan 8 MP di ponsel. Setelah itu, Anda akan diarahkan langsung ke layar awal. Proses ini memakan waktu sekitar satu detik, sehingga lebih cepat daripada membuka kunci dengan pola dan hampir sama dengan kode sandi.
ZTE akan menjual ponsel pemindaian iris ini di China dan mungkin Eropa dengan harga sekitar USD 500 atau sekitar Rp 9 juta.
[quote_center]Hoyos Labs 1U Biometrics[/quote_center]
Hoyos Labs hadir dengan sebuah aplikasi (tersedia untuk iOS dan Android) yang disebut 1U. Aplikasi ini menggunakan pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pengguna. 1U saat ini digunakan untuk membuka berbagai situs yang dilindungi oleh password, mulai dari Facebook dan Instagram, hinhha Gmail dan rekening bank Anda.
Aplikasi ini meminta Anda untuk mengambil foto diri dengan menggunakan kamera ponsel untuk mengaturnya. Setelah itu, Anda cukup memegang ponsel di depan wajah Anda, posisikan itu, dan situs yang Anda coba akses akan membuka dengan cepat
Jika Anda ingin menambahkan lebih banyak keamanan, untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut tidak tertipu oleh foto resolusi tinggi wajah Anda, Anda dapat mengatur preferensi animasi. Aplikasi ini kemudian akan meminta Anda untuk memindahkan kepala kesana kemari, untuk mengkonfirmasi bahwa Anda masih hidup.
[quote_center]Elliptic Labs ultrasonic touchless gesturing[/quote_center]
Elliptic Labs tidak benar-benar ada dalam bisnis membuka ponsel, tapi teknologi penginderaan gerak berbasis ultrasound ini dapat digunakan untuk melakukan banyak hal. Perusahaan ini sedang dalam pembicaraan untuk melisensikan teknologi ini untuk produsen, jadi semuanya mungkin untuk saat ini.
Kami melihat sejumlah demo, termasuk kemampuan untuk mengambil selfie dengan gerakan tangan Anda (swipe, dalam hal ini), pun demikian saat mematikan alarm. Dalam pengujian, teknologi ini sangat responsif, bahkan meski dari jarak yang jauh sekalipun.


