Samsung Garap Proyek Sinar Matahari Buatan

Telset.id, Jakarta  – Keberadaan jendela di rumah sangatlah penting. Tak hanya untuk estetika, tetapi juga sebagai ‘jalan masuk’ cahaya matahari yang bagus untuk kesehatan. Tapi bagaimana rumah yang sedikit atau tidak ada jendela? Samsung ingin membantu dengan membuat matahari buatan.

Menurut penelitian, cahaya matahari yang masuk melalui jendela bisa membantu meningkatkan kesehatan mental. Selain itu, jendela juga berfungsi sebagai pelacak waktu.

{Baca juga: Matahari Lagi “Lockdown”, Siap-siap Cuaca Beku dan Gempa}

Namun, bagaimana jika Anda tinggal di bangunan yang hanya punya sedikit atau tanpa jendela? Tenang, teknologi Samsung akan coba membantu masalah Anda.

Dilansir Ubergizmo, Samsung menyokong perusahaan bernama SunnyFive yang telah menciptakan jendela palsu yang mampu menghasilkan sinar matahari buatan.

Proyek tersebut merupakan bagian dari C-Labs Samsung, yang merupakan program inkubasi internal perusahaan. C-Labs Samsung menggarap berbagai produk dan layanan yang tidak dibuat oleh Samsung.

Samsung  dan SunnyFive memasarkan jendela palsu kepada orang-orang yang mungkin sedang menderita gangguan afek musiman. Jendela tersebut mampu memadamkan spektrum penuh cahaya alami.

Seperti dikutip Telset.id, Selasa (19/5/2020), jendela buatan Samsung dan SunnyFive bahkan dapat digunakan untuk mereplikasi efek pencahayaan yang mungkin diharapkan orang-orang dari jendela nyata.

“Perangkat pencahayaan berbentuk jendela yang menghasilkan sinar matahari buatan memungkinkan pengguna untuk menikmati spektrum penuh cahaya lewat jalur alami,” terang Samsung.

Jendela itu, lanjut Samsung, membantu pengguna mensintesis vitamin D saat berada di dalam ruangan atau tempat-tempat yang kurang cahaya tanpa harus khawatir tentang penuaan kulit atau gosong.

{Baca juga: China Uji Coba Matahari Buatan, Hasilkan Suhu 50 Juta Kelvin}

Bicara soal matahari buatan, Samsung mungkin bukanlah yang pertama. Pada tahun 2018 lalu, para ilmuwan dari China telah berhasil menciptakan Matahari buatan yang diklaim menghasilkan panas tiga kali lebih besar dari inti Matahari. Hal ini tentu menjadikannya sebagai penemuan yang besar.

Para ilmuwan ini berhasil membuat plasma dengan memanaskan gas hidrogen dengan suhu tiga kali lebih panas dari inti matahari. Artinya, para ilmuwan tersebut sudah mampu membuat plasma reaktor nuklir yang mencapai suhu 50 juta Kelvin. [SN/HBS]

 

SourceUbergizmo

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Beli Kosmetik di Korea Selatan Bisa via Cermin AR

Telset.id, Jakarta - Di Korea Selatan, beli kosmetik secara virtual bisa via cermin augmented reality atau AR. Teknologi itu...

Eau de Space, Parfum Luar Angkasa Buatan Eks Ilmuwan NASA

Telset.id, Jakarta - Seorang ahli kimia bernama Steve Pearce, yang pernah bekerja untuk NASA, membuat parfum aroma luar angkasa....

Asus Zenfone Max Pro M1 Kebagian Update Android 10 Beta

Telset.id, Jakarta - Asus terus melanjutkan konsistensinya untuk memberikan dukungan sistem operasi terbaru bagi seri lawas mereka. Baru-baru ini,...

Vivo Pastikan iQOO Z1x Ditenagai Snapdragon 765G

Telset.id, Jakarta - Vivo iQOO Z1x dirumorkan segera meluncur dalam waktu dekat, tepatnya pada 9 Juli mendatang. Menjelang peluncuran...

Samsung Galaxy M41 Siap Dirilis, Usung Baterai 6,800 mAh

Telset.id, Jakarta - Samsung Galaxy M41 akhirnya menampakkan diri. Sempat dinantikan kehadirannya, kini bocoran terbaru mengenai spesifikasi baterai Samsung...
- Advertisement -