iRobots, Robot Cacing yang Bisa “Merangkak” ke Otak Manusia

Telset.id, Jakarta – Bagaimana jadinya kalau ada robot cacing masuk ke dalam kepala, dan terus masuk menuju otak Anda? Well, tentu Anda akan cukup sulit membayangkannya. Tapi, di masa depan, robot cacing bernama iRobots akan mampu masuk ke otak manusia demi mengantarkan obat ke titik-titik tertentu di dalam kepala pasien, lho.

Baru-baru ini, tim peneliti dari Shenzen, China telah menciptakan robot cacing yang mampu masuk ke otak manusia. Robot yang ukurannya sangat kecil tersebut mampu berenang ke pembuluh darah dan sel saraf manusia.

Dilansir Telset.id dari Asia One pada Minggu (26/01/2020), robot cacing iRobots mampu melompati rintangan dan berenang melalui celah yang hanya berukuran setengah dari lebar tubuhnya.

{Baca juga: Robot Burung Ini Berbulu dan Terbang seperti Burung Merpati}

iRobots yang berukuran 1mm x 3mm tidak ditenagai oleh chip komputer atau baterai, tetapi oleh generator medan magnet eksternal. Teknologi generator medan magnet memungkinkan para peneliti untuk memutar tubuh robot dengan berbagai cara dan mencapai berbagai gerakan seperti merangkak, mengayun dan bergulir.

iRobots juga dapat berenang melalui celah dengan menggunakan radiasi inframerah. Tubuh robot cacing ini pun punya kemampuan untu mengubah warna di lingkungan yang berbeda, karena robot itu terbuat dari hidrogel yang transparan dan responsif terhadap suhu.

Robot ini punya kepala yang terbuat dari magnet neodymium iron-boron dan ekor yang dibuat dari bahan komposit khusus. Menurut ilmuwan yang ikut dalam pengembangan robot, Xu Tiantian robot ini sangat berguna bagi dokter di masa depan.

{Baca juga: Duh! Ini 7 Robot Pekerja yang Bisa Gantikan Manusia}

Demi kebutuhan medis, robot bisa disuntikan ke ke dalam tubuh dan mengirimkan paket obat ke daerah yang ditargetkan, misalnya tumor. Ini akan membatasi efek obat ke daerah-daerah di mana ia diperlukan dan mengurangi risiko efek samping juga. Lalu, iRobots dapat keluar dari tubuh setelah tugasnya selesai.

Robot cacing ini juga dapat ditanamkan ke otak karena mobilitas dan kemampuannya yang tinggi untuk mentransformasikannya dan dapat bertahan di lingkungan yang keras karena aliran darah di otak sangat cepat dan ukuran pembuluh darah yang sangat kecil. (NM/MF)

SourceAsia One

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Makin Populer, Layanan Streaming Kuasai Pendapatan Industri Musik

Telset.id, Jakarta - Selama bertahun-tahun, industri musik masyarakat telah berubah. Dulu, orang-orang mendengarkan musik di vinyl, kemudian pindah ke...

Olimpiade Tokyo 2020 Terancam Batal Gegara Virus Corona

Telset.id, Jakarta - Virus Corona tidak hanya memengaruhi bisnis dan perjalanan, tetapi juga memaksa perusahaan untuk membatalkan berbagai acara....

Challenge #PakePerasaan Viral di TikTok, Seperti Apa?

Telset.id, Jakarta - Ada beragam cara untuk mengungkapkan isi hati ke orang-orang yang kita sayangi. Salah satunya melalui media sosial,...

5 Aksesoris Kamera Smartphone Terbaik, Dijamin Foto Makin Ciamik!

Telset.id - Kualitas kamera sudah menjadi salah satu perhatian utama para produsen smartphone masa kini. Makin canggihnya kualitas kamera...

Kominfo Pantau Hoaks RUU Cipta Kerja di Media Sosial

Telset.id, Jakarta - Menkominfo Johnny G. Plate mengaatakan pihaknya akan memantau isu-su terkait RUU Cipta Kerja di media sosial...
- Advertisement -