Pria Ini Lumpuh karena Terlalu Lama Duduk Depan Komputer

Telset.id, Jakarta – Seorang lelaki berusia 35 tahun asal China menjadi lumpuh lantaran terlalu lama duduk depan komputer selama berjam-jam setiap hari. Kelumpuhan yang dialami pria tersebut akibat stenosis spinal servikal.

Menurut laporan dari China Press, pria bermarga Liu ini, sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan toko online. Selama bertahun-tahun dia menghabiskan waktu duduk di depan komputer, karena pekerjaannya mengharuskannya memproses pesanan konsumen.

{Baca juga: Wanita Ini Hampir Buta karena Main Game di Tempat Gelap}

Hal ini berlanjut hingga timbul stenosis spinal servikal, yang terjadi ketika kanal pelindung leher menyempit akibat perubahan degeneratif atau trauma.

Dia pergi ke pusat pijat pribadi untuk membantu mengatasi rasa sakitnya. Namun, bukannya sembuh, keesokan harinya ketika dia berangkat kerja ia kembali merasa kesakitan dan harus dikirim ke rumah sakit.

Laporan medis mengungkapkan bahwa masalah serviks Liu telah menumpuk selama bertahun-tahun. Sebab, ketika ia bekerja ia harus melihat ke bawah sehingga menyebabkan ketegangan di lehernya.

Ternyata, setahun yang lalu, Liu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena leher dan area tubuh bagian atas mengalami gangguan. Pemindaian MRI menunjukkan bahwa beberapa cakram serviksnya berada dalam kondisi yang sangat buruk dan perlu pembedahan.

Namun, karena keluarganya konservatif dan tradisional, mereka memilih terapi pijat dan akupunktur untuk merawat sakit yang dialami Liu.

Hingga ,pada 30 September 2019, Liu pergi untuk dipijat. Tetapi, setelah itu dia merasa lemah dan sulit untuk bergerak. Karena dia tidak ingin membuat keluarganya khawatir, dia hanya berbaring di lantai dan beristirahat.

Keesokan harinya, kondisi Liu menjadi lebih buruk, dia tidak bisa menggerakkan separo anggota tubuhnya. Dia lalu meminta keluarganya untuk membawanya ke rumah sakit dan melakukan CT scan padanya.

Hasil CT scan menunjukkan bahwa Liu memiliki stenosis tulang belakang leher, yang merupakan penyempitan kanal tulang belakang di leher. Kanal tulang belakang Liu telah menyempit secara tidak normal dan meremas akar sarafnya, yang menyebabkan kelemahan pada tungkai bawahnya.

Dokter yang merawatnya mengatakan bahwa kondisi ini biasanya ditemukan pada pasien lansia atau pasien dengan cedera parah, tetapi jarang pada pasien yang lebih muda. Liu kemudian diminta menjalani operasi darurat.

{Baca juga: Tips Biar Mata Tidak Cepat Lelah di Depan Layar}

Dan yang paling menyedihkan, meski telah dioperasi, Liu masih tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya yang lebih rendah. Para dokter mengatakan kepadanya bahwa ia mungkin tidak akan dapat menggunakan kakinya lagi seumur hidup.

Sungguh mengerikan, padahal saat ini ada banyak pekerjaan yang mengharuskan karyawan untuk duduk di depan komputer selama berjam-jam. Jadi, ingatlah untuk sering berjalan-jalan dan tidak tinggal di tempat yang sama selama berjam-jam. [BA/HBS]

Sumber: Worldofbuzz

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sah! Poco Resmi Pisah dari Xiaomi, Siapkan Poco F2

Telset.id, Jakarta - Setelah di tahun 2018 sempat disebut sebagai sub-brand Xiaomi, kini Poco akhirnya benar-benar resmi berpisah. Kabar...

Season 3 CoD Mobile Bawa Arena dan Mode Permainan Baru

Telset.id, Jakarta - Dirilis pada bulan Oktober 2019, game FPS Call of Duty Mobile terus melanjutkan kesuksesannya. Kini CoD...

Membuka Pesan WhatsApp yang Sudah Dihapus, Begini Caranya!

Telset.id,  Jakarta - Sebagian dari kita mungkin pernah dibuat penasaran oleh pesan WhatsApp yang tiba-tiba dihapus oleh pengirim, bahkan...

Louis Vuitton Garap Earphone TWS, Harganya Rp 14,8 Juta

Telset.id,  Jakarta - Earphone sepertinya tidak lagi  sekedar menjadi produk audio ataupun gadget. Lebih dari itu,  ini juga sudah...

Teknologi Layar Baru OnePlus Bisa Ubah 30FPS Ke 120FPS

Telset.id,  Jakarta - Smartphone dengan refresh rate layar tinggi akhir-akhir ini menjadi semakin populer. Tak mau ketinggalan, OnePlus pun...
- Advertisement -