Biaya Langganan Apple Arcade Rp 71.000 per Bulan?

Telset.id, Jakarta  – Maret 2019 lalu, Apple mengumumkan layanan game berlangganan yang disebut Apple Arcade. Bagi mereka yang belum tahu, ini adalah layanan bulanan dengan biaya tetap. Ada selentingan kabar yang menyebutkan biaya langganan Apple Arcade adalah Rp 71.000 per bulan.

Pelanggan Apple akan dapat mengakses perpustakaan permainan, beberapa di antaranya akan menjadi eksklusif untuk di layanan ini. Konsepnya bertentangan dengan model ala carte di mana gamer membayar per game.

{Baca juga: Apple Rilis Game Berbayar “Apple Arcade”}

Namun, Apple tidak menyebutkan berapa biaya layanannya. Meski demikian, ada bocoran bahwa biaya berlangganan Apple Arcade diperkirakan dipatok USD 4,99 atau sekitar Rp 71.000 per bulan plus uji coba gratis satu bulan.

Menurut Ubergizmo, harga berlangganan sebesar itu tampaknya agak terjangkau dan bisa menjadi kabar baik bagi mereka yang mungkin khawatir bahwa layanannya akan terlalu mahal. Namun, Apple belum secara resmi mengkonfirmasinya.

Seperti diketahui, Apple resmi mengumumkan layanan berbayar game premium untuk perangkat mobile. Layanan game berbayar ini dapat diakses melalui iPhone, iPad, Apple TV maupun perangkat Mac.

Apple Arcade, seperti diberitakan laman Phone Arena, akan berada di tab terpisah di dalam aplikasi App Store, berisi lebih dari 100 game premium yang khusus dibuat untuk layanan ini.

Game yang berada di Apple Arcade dapat dimainkan secara berkelanjutan. Pengguna dapat berpindah gawai lalu meneruskan game di level atau aktivitas terakhir mereka sebelum dimatikan.

Apple juga menyediakan mode offline, dimana pengguna bisa mengunduh game dan memainkannya tanpa sambungan Internet. Layanan ini juga memiliki fitur Family Sharing berkapasitas hingga enam orang.

{Baca juga: Apple Gelontorkan Ratusan Juta Dollar Demi Apple Arcade?}

Apple sudah menggandeng pemain besar dalam industri game dunia untuk menyediakan konten di Apple Arcade, antara lain yaitu SEGA, Disney Studios, Cartoon Network, Konami, Giant Squid, dan Mistwalker Corporation. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Smartphone Oppo yang Mau Dirilis Didukung SuperVOOC 2.0

Telset.id, Jakarta - Oppo bakal memboyong smartphone baru pada 18 Februari di Indonesia. Meski tidak mengungkapkan seri apa yang akan...

Ngebutnya SuperVOOC 2.0 di Oppo Reno Ace, Ngecas Cuma 30 Menit!

Telset.id, Jakarta - Teknologi fast charging terbaru Oppo, SuperVOOC 2.0 pertama kali debut di Oppo Reno Ace yang diperkenalkan secara global...

Alasan Kenapa Smartphone dengan Baterai “Super” Itu Penting

Telset.id, Jakarta - Ketika sebuah pertanyaan terkait benda, perangkat, atau apapun itu namanya, yang tidak bisa kita lupakan dalam...

Headset VR Bantu Anak Autis ‘Lihat Dunia Nyata’

Telset.id, Jakarta  - Fasilitas perawatan spesialis di Inggris menggunakan teknologi headset VR (virtual reality) dan data mining untuk membantu...

Perusahaan Teknologi Kurang Peduli Masalah Kebakaran Hutan?

Telset.id, Jakarta  - Selama dua tahun terakhir, kebakaran hutan di California telah menimbulkan gumpalan asap melintasi Silicon Valley. Sejumlah perusahaan...
- Advertisement -