Ekor Robot

Biar Gak Jatuh, Peneliti Ciptakan Ekor Robot untuk Lansia

Penulis:Naufal Mamduh
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Peneliti dari Jepang menciptakan ekor robot untuk membantu lansia ketika berjalan. Tujuannya agar mereka bisa tetap menjaga keseimbangan saat berjalan maupun berdiri.

Dilansir Telset.id dari Asia One pada Jumat (16/08/2019), tim peneliti dari Universitas Keio Jepang mengembangkan ekor robot yang dijuluki Arque. Robot ini berwarna abu-abu dengan panjang 1 meter.

Selama proses pengembangannya, tim peneliti terinspirasi dari cheetah yang menggunakan ekor untuk menjaga keseimbangan saat berlari dan memanjat.

ā€œEkor menjaga keseimbangan seperti pendulum. Ketika manusia memiringkan tubuh mereka ke satu arah, ekor bergerak ke arah yang berlawanan,ā€ kata salah seorang peneliti, Junichi Nabeshima.

{Baca juga:Ā Unik! Peneliti Jepang Ciptakan Robot dari Ranting Pohon}

Ekor robot ini menggunakan empat otot mekanik dan udara terkompresi untuk bergerak dalam delapan arah.Ā  Selain membantu lansia berkeliling, para peneliti juga mengembangkan teknologi ini untuk membantu keseimbangan para pekerja gudang yang membawa beban berat.

Sayangnya, ekor robot ini masih dalam tahap pengembangan, dan belum tahu kapan akan dirilis di pasaran.

ā€œSaya pikir akan lebih baik untuk memasukkan ekor prostetik yang dikembangkan lebih lanjut ini ke dalam kehidupan sehari-hari, ketika seseorang mencari bantuan yang lebih banyak,ā€ jelas Nabeshima.

Jepang memang terus mengembangkan robot untuk mempermudah kehidupan manusia. Pada maret laluĀ Negara Sakura itu memperkenalkan robot relawan yang akan membantu panitia dan atlet Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

{Baca juga:Ā Jepang Perkenalkan Robot Relawan di Olimpiade Tokyo 2020}

DilansirĀ Telset.idĀ dariĀ The VergeĀ pada Sabtu (16/03/2019), ada dua jenis robot buatan perusahaan otomotifĀ Toyota yang diperkenalkan sebagai relawan Olimpiade Tokyo. Layaknya relawan manusia, tugas robot relawan tersebut akan memberikan informasi, mengarahkan penonton ke kursi serta membawa makanan dan minuman.

Robot pertama adalah Human Support Robot (HSR) yang memiliki lengan untuk membawa baki dan keranjang. Selain itu ada juga Delivery Support Robot (DSR) yang mampu mengangkut barang-barang dengan mudah. (NM/FHP)

Sumber: Asia One