Ngeri! FaceApp Kantongi Data Nama dan Wajah 120 Juta Pengguna

Telset.id, Jakarta FaceApp kembali menjadi sorotan dunia. Aplikasi asal Rusia yang sedang viral ini dikabarkan berhasil mengantongi nama dan wajah 120 juta pengguna di seluruh dunia. Benarkah?

Dilansir Telset.id dari Hypebeast pada Jumat (19/07/2019), media Forbes melaporkan jika FaceApp memiliki perjanjian yang menguntungkan mereka dan perusahaan induk Rusia, Wireless Labs.

Pasalnya Anda memberi FaceApp lisensi abadi yang tidak dapat dibatalkan, tidak ekslusif dan bebas royalti terkait foto dan nama Anda. Artinya aplikasi filter wajah ini bebas menggunakan foto dan nama Anda dalam semua format dan saluran media tanpa harus memberikan royalti kepada Anda.

“Ketika Anda memposting atau membagikan konten, Anda memahami bahwa konten pengguna Anda dan informasi terkait apapun seperti nama, lokasi dan foto profil akan terlihat oleh publik,” tulis Forbes.

{Baca juga : Heboh Filter Wajah Tua FaceApp, Amankah Privasi Data Pengguna?}

Perlu diketahui jika FaceApp telah memiliki 120 juta pengguna di seluruh dunia. Jadi bisa dihitung jika aplikasi ini telah mengantongi ratusan juta nama dan foto pengguna secara gratis.

Hal berbeda dijelaskan oleh Analis dari PhoneArena, Peter Kostadinov, yang menjelaskan lebih rinci terkait perjanjian tersebut. Menurt Peter, setelah Anda mengunduh dan menggunakan FaceApp, Anda memberi perusahaan eksklusif ini hak eksklusif untuk melakukan apa pun yang diinginkan dengan foto yang Anda unggah ke aplikasi.

“Anda mungkin berakhir di papan iklan di suatu tempat di Moskow, tetapi wajah Anda kemungkinan besar akan berakhir dengan pelatihan algoritma pengenalan wajah AI,” tulis Peter.

{Baca juga: Masalah Privasi Pengguna, Senator AS Minta FaceApp Diperiksa}

CEO FaceApp Yaroslav Goncharov membantah tuduhan tersebut. Dia mengatakan jika mereka hanya mengunggah foto di Cloud untuk sementara waktu dan tidak membagi data pengguna kepihak ketiga.

“Aplikasi hanya menggunakan gambar pilihan pada satu waktu. FaceApp tidak menjual atau berbagi data pengguna dengan pihak ketiga,” ucap Yaroslav. [NM/HBS]

Sumber: Hypebeast

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Smartfren Luncurkan Paket Terbaru Super 4G Unlimited Lite

Telset.id, Jakarta – Setelah mendapat respon positif saat meluncurkan Paket Super 4G Unlimited pada tahun 2018 lalu, Smartfren kembali...

Pengguna Internet Indonesia Akses Medsos 3,5 Jam per Hari

Telset.id, Jakarta - Menurut laporan terbaru Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019, bahwa netizen atau pengguna Internet Indonesia rata-rata menghabiskan...

Indonesia Negara Adidaya Smartphone di Tahun 2025

Telset.id, Jakarta  - Laporan terbaru Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019 mengungkap, bahwa Indonesia akan menjadi negara adidaya smartphone di...

Ini Produk Paling Diburu Pelanggan Blibli di Harbolnas 12.12

Telset.id, Jakarta  – Blibli mencatat pertumbuhan yang positif di pesta Harbolnas 12.12 tahun ini. Perusahaan e-commerce ini berhasil membukukan...

Hari Ini Samsung Buka Pre Order Kedua Galaxy Fold

Telset.id, Jakarta – Pre order Samsung Galaxy Fold pada Jumat (13/12) langsung ludes dalam hitungan menit. Kini Samsung akan...
- Advertisement -