Facebook Larang Keras Pengguna Unggah Konten SARA

Telset.id, JakartaFacebook memperbarui aturan Civil Rights Audit atau Audit Hak Sipil soal unggahan konten SARA. Raksasa media sosial ini melarang pesan yang memuji, mendukung, atau mewakili nasionalisme serta separatisme kulit putih.

Tak cuma itu, unggahan di Facebook dengan ketentuan tidak tepat juga akan dilarang. Pengguna tak boleh memakai slogan dan simbol kebencian tertentu yang terhubung dengan nasionalisme dan separatisme kulit putih.

Menurut phoneArena, seperti dikutip Telset.id, Senin (01/07/2019), Facebook telah pula memperbarui kebijakan agar pengguna tidak lagi melecehkan orang berdasarkan ras, agama, atau bagian lain dari identitas pribadi.

{Baca juga: Facebook Bisa Deteksi Penyakit Mental dan Diabetes}

Facebook mengaku memiliki program percobaan di Amerika Serikat untuk meninjau konten yang berbau ujaran kebencian. Facebook mengklaim akan secara lebih akurat menghapus hal-hal seperti itu dari platform.

Para pengulas di Facebook akan bekerja secara efektif dalam menentukan konten mana yang harus dibiarkan dan mana yang harus dihapus. Facebook menyatakan, konten yang dihapus cenderung yang berbau diskriminasi.

{Baca juga: Pengguna Instagram Disadap Demi Iklan? Ini Faktanya}

Untuk mencegah agar kasus troll Rusia pada pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 tak terulang, Facebook pun menyiapkan departemen khusus. Facebook tak lagi ingin ada informasi salah yang mendoktrin pengguna.

Tak sampai di situ, pembaruan yang dilakukan oleh Facebook juga memberlakukan sensus 2020. Konsepnya berupa pemilihan menggunakan teknologi mutakhir guna mencegah gangguan terhadap subjek penting.

Sumber: phoneArena

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Uji Performa Samsung Galaxy A71, Segini Skor Benchmarknya

Telset.id, Jakarta - Samsung Galaxy A71 resmi tiba di Indonesia, dan dibanderol dengan harga Rp 6 jutaan. Smartphone ini dipersenjatai...

Bos Facebook Turut Andil Menangkan Trump Lewat Hoaks?

Telset.id, Jakarta - Hillary Clinton, dalam sebuah wawancara pada akhir pekan lalu, mengungkap sikap otoriter bos Facebook, Mark Zuckerberg....

Jebol Enkripsi iPhone, NYPD Rela Bangun Lab Senilai Rp 136 Miliar

Telset.id, Jakarta - Departemen Kepolisian New York rela membangun laboratorium senilai USD 10 juta atau Rp 136,4 miliar demi...

Facebook Salahkan iOS iPhone X Terkait Kasus Jeff Bezos

Telset.id, Jakarta - Facebook buka suara terkait kasus peretasan smartphone milik Jeff Bezos. Raksasa media sosial ini menyalahkan sistem...

Gegara Wabah Virus Corona, Xiaomi Tutup Semua Toko di China

Telset.id, Jakarta - Wabah virus Corona melumpuhkan beragam sendi kehidupan di China, tak terkecuali di industri teknologi. Xiaomi menjadi...
- Advertisement -