Telset.id, Jakarta āĀ Huawei nampaknya belum belajar dari kesalahan di masa lalu ketika mereka ketahuan memalsukan hasil foto dariĀ smartphone andalannya dalam iklan. Sebab, baru-baru ini iklanĀ teaser untuk Huawei P30 Pro lagi-lagi menggunakan foto yang bukan hasil jepretan kamera smartphone flagship tersebut.
Semua itu berawal ketika Huawei menyebarkanĀ teaser di situs Weibo.Ā Teaser itu memperlihatkan kemampuan fotografi dari Huawei P30 Pro yang bakal diluncurkan pada 26 Maret mendatang.
Dilansir dariĀ PetaPixel, Rabu (14/03/2019), Huawei menunjukkan kemampuan kamera dengan teknologiĀ periscope zoom yang jadi andalan utama P30 Pro.
{Baca juga: Ketahuan (Lagi), Iklan Galaxy A8 Star Pakai Foto DSLR}
Kamera tersebut digambarkan mampu memberi hasil foto yang bagus dengan detail yang lebih berkualitas, meski telah diperbesar.
Tapi setelah ditelusuri, ternyata foto-foto yang ditampilkan Huawei dalamĀ teaser-nya merupakan hasil karya dari sejumlah fotografer. Seperti foto gunung berapi misalnya, foto tersebut diterbitkan oleh Tom Pfeiffer di Flickr pada tahun 2009 dan menjadiĀ stockĀ foto di Getty Images, yang bisa saja dilisensikan Huawei untuk iklan.

Kemudian, foto yang memperlihatkan seorang anak berjaket kuning, juga hasil karya fotografer Jake Olson beberapa tahun yang lalu. Setelah ketahuan, Huawei langsung āgerak cepatā dengan mengubahĀ teaser-nya.

Setelah aksi tipu-tipu ini ketahuan, pihak Huawei buru-buru menambahkan catatan di sudut teaser tersebut, dengan dalih iklan ini sebatas karya kreatif mereka yang dimaksudkan untuk referensi saja.
Having compared the āfakeā Huawei P30 sample shots grabbed by GSMAreana with the ones in Richard Yuās weibo post, itās safe to say that Huawei updated the pics with a disclaimer *after* being called out. This wouldnāt have been an issue if this was done in the first place. pic.twitter.com/8RmRPFWcIO
ā Richard Lai (@richardlai) March 12, 2019
Ini bukanlah aksi tipu-tipu pertama yang pernah dilakukan Huawei, dan ketahuan oleh publik. Sebelumnya, Huawei juga pernah ketahuan memanipulasi hasil foto Nova 3 sehingga tampak lebih bagus.
{Baca juga: Upss Ketahuan! Hasil Foto di Iklan Nova 3 Pakai DSLR}
Dalam iklan berdurasi 30 detik, brand asal China ini memperlihatkan kemampuan kamera depanĀ smartphone menengahnya yang dapat mengambil foto selfie di berbagai kondisi.
Tapi ternyata, hasil kamera yang ditampilkan bukan diambil menggunakan kamera depan Nova 3, melainkan kamera DSLR.
Kasus yang sama juga pernah terjadi ketika mereka memperlihatkan kemampuan fotografi dari Huawei P9 di Google+. Huawei ketahuan setelah hasil foto Huawei P9 ternyata diambil oleh kamera Canon EOS 5D Mark III.
Melihat aksi tipu-tipu yang terus berulang dilakukan Huawei ini, banyak pengguna yang mulai mempertanyakan kredibilitas perusahaan asal Chima tersebut. Kenapa untuk pabrikan sekelas Huawei masih harus melakukan aksi memalukan seperti itu?
Rasa kurang percaya diri dengan hasil kamera produknya sendiri ini menimbulkan pertanyaan baru. Apakah kamera smartphone Huawei sudah terlalu buruk untuk ditampilkan, sehingga harus memakai foto palsu? (FHP/HBS)




