Teknologi Internet Berkembang, Kerjaan TI Makin Nambah

Telset.id, Jakarta – Perkembangan teknologi informatika beberapa tahun belakangan rupanya tak hanya memiliki dampak membuat komunikasi bisa lebih mudah dilakukan dengan berbagai cara.

Disisi lain, perkembangan yang diiringi perubahan dan penggantian peralatan alias infrastruktur komunikasi dan teknologi juga membuat tugas bidang teknologi informasi (TI) semakin bertambah.

Country Manager Nutanix Indonesia Andreas Ananto Kagawa mengatakan untuk komputasi awan alias cloud, sebelum banyak dikenal tugas bidang TI memperkenalkan teknologi tersebut ke publik. Sekarang, ketika cloud sudah dikenal luas, tugas bidang TI memberitahukan kemudahan aplikasi cloud ke pusat data.

“Sekarang korporasi tidak menanyakan apa itu public cloud. Tapi bagaimana, kapan dan dimana cloud itu,” ujar Andreas dalam acara silaturahmi Bersama dan bincang-bincang Nutanix di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Menurut Andreas, tugas IT juga bertambah semenjak ada teknologi internet of thing (IoT) alias benda-benda yang terkait internet. Dia mencontohkan kamera CCTV, yang sebelumnya merupakan tugas atau wewenang bidang sekuriti perusahaan, kini menjadi tugas bidang IT karena terintegrasi sistem digital baru.

Dia juga mengatakan untuk bidang sekuriti atau keamanan data, saat ini penerapannya lebih komplek karena dilakukan secara berjenjang untuk semua lapisan. Tujuannya untuk menciptakan sistem keamanan internal yang lebih memadai.

“Ada dua jenis data baru yang harus di handle IT, yakni CCTV karena sudah digitalize. Sebelumnya mereka menghandle telefoni dan sekarang ditambah IoT,” imbuh Andreas.

Untuk itu, kata Andreas, pihaknya memiliki berbagai solusi untuk meningkatkan kapabilitas TI perusahaan khususnya di bidang pengelolaan data cloud. Solusi tersebut diantaranya adalah dengan menggunakan infrastruktur server yang ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan server biasa.

Baca juga: Teknologi Informasi Menjadi Peran Penting Warga Di Jakarta

Bahkan, jika dibandingkan secara langsung, ukuran server tersebut hampir 90 persen lebih kecil dengan kemampuan yang setara. Hal ini membuat pekerjaaan pengolahan data secara spontan mudah dilakukan dimana saja karena servernya bisa dipindahkan alias portable.

“Ada customer kami yang melakukan pemetaan di laut melalui kapal untuk menangkap data sonar. Nah mereka menggunakan layanan kami, data center yang simple bisa dibawa kemana saja dalam koper besar,” pungkas dia. [WS/HBS]

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Xiaomi Sebar Update MIUI 12 untuk Redmi Note 8 Pro

Telset.id, Jakarta - Xiaomi telah menyebarluaskan update MIUI 12 Stable Beta berbasis Android 10 untuk Redmi Note 8 Pro. Update ini...

Sasar Pengguna Rumahan, Ini Harga Modem Telkomsel Orbit

Telset.id, Jakarta - Telkomsel resmi menghadirkan layanan internet rumah berbasis modem WiFi bernama Telkomsel Orbit. Menyasar segmen pasar pengguna...

Medsos Heboh Bocoran Kabinet Baru Jokowi, Ada Ahok

Telset.id, Jakarta - Isu Reshuffle Kabinet Jokowi ramai di media sosial. Pasalnya beredar informasi nama-nama menteri dalam bocoran kabinet...

Mewahnya Samsung Galaxy Note 20 Ultra dengan Warna ‘Mystic Bronze’

GTelset.id, Jakarta - Berbagai bocoran mengenai Samsung Galaxy Note 20 terus bermunculan menjelang waktu peluncurannya. Terbaru, muncul bocoran desain...

Mudahnya Konsultasi Produk via Samsung Visual Consultant

Telset.id, Jakarta - Samsung Indonesia menghadirkan layanan terbaru yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen di Tanah Air. Layanan ini disebut...
- Advertisement -