Twitter Hapus Akun Palsu Penipuan Cryptocurrency

Twitter Hapus Akun Palsu Penipuan Cryptocurrency

Penulis:Bayu Sadewo
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Twitter mengambil langkah tegas untuk mengurangi jumlah penipuan mata uang kripto atauĀ cryptocurrency. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah penipu di Twitter telah mengaku sebagai pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, serta CEO SpaceX, Elon Musk.

Para penipu tersebut membuat akun Twitter palsu dengan sedikit mengubah ejaan nama serta menggunakan avatar dan akun terverifikasi seperti milik Buterin atau Musk.

[Baca juga: Seram! Iklan di YouTube Disusupi Malware Bitcoin]

Mereka kemudian memberi tahu para pengikut untuk mengirimkan sejumlah mata uang kripto dengan iming-iming akan mendapatkan imbal hasil yang lebih besar. Korban pun berjatuhan.

Dalam sebuah pernyataan kepadaĀ The Verge, Twitter mengaku akan mulai menginventarisasi akun-akun bodong itu.

ā€œKami menyadari bentuk manipulasi seperti itu dan secara proaktif menerapkan sinyal untuk mencegah jenis akun tersebut terlibat dengan orang lain dengan cara menipu,ā€ tulis keterangan dari Twitter.

Pada Februari 2018, Buterin yang sebenarnya mencuit kalimat satir bahwa jika pengguna mengirim 0,1 Ether, maka ia tidak akan mengirimkan balik apapun.

ā€œKarena saya terlalu malas,ā€ twett Buterin via akun Twitter @VitalikButter.

Mengetahui ada cuitan itu, akun Twitter @VitalikButerjmĀ nimbrungĀ dengan meminta sejumlah kecil Ether kepada para pengikut Buterin. Mereka yang tertipu tidak memperhatikan nama belakang Buterin palsu. Mereka juga tidak melihat tanda cek verifikasi akun asli.

[Baca juga: SpaceX Luncurkan Roket Falcon 9 ke-50]

Penipu Elon Musk juga ada. Satu akun Musk palsu menanggapi cuitan @SpaceX mengenai informasi siaran situs peluncuran Falcon 9 pada 6 Maret 2018. Sang penipu mengatakan membagi-bagikan duit digitalnya.

ā€œBaru saja saya memutuskan untuk memberikan 3000 Ether kepada para penggemar,ā€ kicau sang penipu. [SN/HBS]