Telset.id, Jakarta āĀ Infinix memastikan telah menunjuk pabrik baru di Indonesia untuk memproduksiĀ smartphone mereka. Pabrik baru tersebut juga memproduksiĀ smartphone LG dan BlackBerry.
āSetelah bekerjasama dengan Satnusa di Batam, sekarang kita akan menambah satu pabrik lagi yakni Telesindo. Mereka pabrik yang produksi LG dan BlackBerry,ā kataĀ SEA Regional Head of Infinix Mobile, Marcia Sun, di acara peluncuran Infinix Zero 5 di Jakarta, Kamis (25/01/2018).
āPabrik kedua ini ada di Jakarta, dan akan mulai beroperasi bulan depan,ā tambahnya.
Dijelaskannya, penunjukan pabrik baru disebabkan karena permintaan konsumen terhadapĀ smartphone Infinix sangat tinggi. Selain itu, pihaknya juga ingin berjaga-jaga jikalau stokĀ smartphone mereka yang diproduksi di pabrik Satnusa habis.
āKapasitas pabrik Telesindo 400 ribu unit per bulan. Tapi itu tergantung dengan permintaan yang ada. Bisa naik dan bisa turun,ā ujar Marcia.
Di Indonesia sendiri, Marcia menegaskan bahwa pihaknya telah mematuhi aturan TKDN yang berlaku di Tanah Air. Ia mengklaim bahwa semua smartphone yang dijual di Indonesia telah miliki takaran TKDN di atas 30%, tepatnya 31%.
āBahkan di pertengahan tahun ini kami akan bekerjasama kembali dengan pemerintah dengan membuat produk di atas 35% TKDN-nya,ā janjinya.
Saat disinggung soal target penjualan di Indonesia, pihaknya menargetkan bahwa mereka ingin mencapaiĀ marketshare sekitar 3% di Indonesia selama tahun 2018. Selain itu, mereka juga tetap menjalani strategi penjualan secaraĀ online dengan menunjuk mitra-mitra tertentu untuk memenuhi targetnya tersebut.
āTargetĀ marketshare 3% di Indonesia. Fokusnya kami tetap meluncurkan produkĀ middle-high,ā pungkasnya.
Infinix juga berencana akan memperkenalkan 10 seri smartphone barunya di Indonesia.Ā Menurut MarciaĀ salah satu seri barunya akan segera diperkenalkan setelah Tahun Baru Cina (16/02/2018).
āKami berencana untuk meluncurkan 10Ā smartphone di tahun 2018. Salah satunyaĀ generasi selanjutnya dari Infinix S2 Pro dengan desain kekinian 18:9,Ā chipset Qualcomm, dan tetap berfokus pada selfie,ā ungkapnya. (FHP)




