Meltdown dan Spectre

Awas! Semua Produk Apple Terancam ā€œBug Intelā€

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Gara-garaĀ bug Meltdown dan Spectre yang ditemukan diĀ chipset Intel, membuat sejumlah perusahaan teknologi kelimpungan, karena perangkat mereka terkena imbasnya. Apple menjadi salah satu perusahaan yang telah memperingatkan penggunanya, karena mungkin perangkat mereka terpengaruh oleh keduaĀ bug itu.

Perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat tersebut mengingatkan kepada pengguna iPhone, iPad, dan iMac untuk menggunakan dan men-downloadĀ software dari sumber terpercaya. Hal itu dianjurkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan gara-garaĀ bug Meltdown dan Spectre.

Seperti diketahui sebelumnya,Ā bug Meltdown dan Spectre pertama kali ditemukan oleh para peneliti keamanan dari Google Project Zero dan peneliti dari akademisi dan industri di beberapa negara lainnya. Yang parahnya, bug itu ternyata sudah tertanam lebih dari 22 tahun karena sudah ada di seluruhĀ chipset Intel sejak 1995 silam.

[Baca juga:Ā Dua Bug di Prosesor Intel Ancam Jutaan Perangkat]

Selain mengingatkan, Apple pun mengatakan telah merilis pembaruanĀ software untuk iOS, MacOS, dan juga TvOS. Itu dilakukan untuk mencegah paraĀ hacker untuk bisa mengeksploitasiĀ bug ini untuk berbagai kepentingan.

ā€œPeneliti keamanan telah menemukanĀ kerentanan keamanan yang dikenal dengan nama Meltdown dan Spectre.Ā Bug ini berlaku untuk semua prosesor modern dan mempengaruhi hampir semua perangkat komputer dan sistem operasi,ā€ jelas Apple, seperti dikutip dari Metro, Sabtu (06/01/2018).

ā€œSemua sistem Mac dan perangkat iOS terpengaruh, namun saat ini tidak ada eksploitasi yang diketahui memengaruhi pengguna. Karena itu, sebaiknya unduhĀ software hanya dari sumber tepercaya seperti App Store,ā€ tambah Apple.

[Baca juga:Ā Ada Bug, Prosesor Terbaru Intel Rawan Disusupi Malware]

Menurut para peneliti, Meltdown dan Spectre sendiri memungkinkan hacker untuk menghapus data aplikasi yang sedang berjalan di perangkat lain yang menggunakan hardwareĀ Intel. Itu artinya, jutaan perangkat termasuk komputer,Ā smartphoneĀ atau tablet, serta server dapat terkena serangan ini. (FHP/HBS)