Adidas Setop Bisnis Wearable, Ada Apa?

Telset.id, Jakarta – Persaingan di industri wearable memang keras. Beberapa nama besar di bidang teknologi telah mencoba masuk ke bisnis ini, tapi gagal dan akhirnya mundur teratur. Adidas menjadi salah satu perusahaan yang menyatakan “lempar handuk” dari bisnis perangkat wearable.

Tidak banyak perusahaan yang mampu bertahan di bisnis wearable device, karena tak kunjung menemukan kesuksesan di bisnis tersebut. Bahkan beberapa pemain besar di bisnis perangkat wearable kini sedang berjuang untuk bertahan. Adidas hanyalah perusahaan terakhir yang menyatakan mundur dari bisnis ini.

Seperti dilaporkan Techcrunch, pada akhir pekan lalu produsen peralatan olahraga ini mengkonfirmasi telah menghentikan produksi perangkat wearable. Perusahaan asal Jerman tersebut menyatakan mundur dari bisnis wearable karena ingin melakukan transformasi bisnis digital secara total.

[Baca juga: Dongkel Xiaomi, Apple Kembali Rajai Pasar Wearable]

“Untuk lebih mendorong transformasi digital dan memenangkan konsumen di lingkungan bisnis yang dinamis ini, kami telah mendefinisikan kembali pendekatan strategis kami terhadap digital, mempertajam fokus kami pada pengalaman digital,” tulis pernyataan resmi Adidas yang dilansir Tech Crunch.

Tapi Adidas mengatakan tidak akan meninggalkan industri olahraga digital sepenuhnya. Raksasa apparel ini masih akan mempertahankan ekosistem aplikasi Adidas dengan fokus pada dua platform, yakni Aplikasi Runtastic dan Adidas App.

“Kami akan memfokuskan upaya kami pada dua platform: Aplikasi Runtastic dan Adidas App. Kami mengintegrasikan digital ke semua bidang bisnis kami dan akan terus mengembangkan keahlian digital kami secara lebih terintegrasi,” jelas mereka.

[Baca juga: Satu Juta Unit iPhone X dan iPhone 8 Terjual Per Hari]

Dengan ditutupnya divisi wearable, maka konsekuansi buruknya akan ada pemangkasan tenaga kerja di divisi itu. Namun pihak Adidas mengatakan tidak akan melakukan PHK terhadap para karyawan mereka.

“Saya kurang yakin jika PHK adalah kata yang tepat. Saya berharap dapat bertemu dengan mereka kembali di bidang yang lain,” ujar perwakilan Adidas.

Sebenarnya, penutupan divisi ini sangat disayangkan. Apa lagi jika mengingat pada awal 2017 lalu, Adidas baru saja mengumumkan kerjasama mereka dengan produsen wearable kenamaan, Fitbit. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

5 Headphone Gaming Berkualitas Harga Rp 500 Ribuan

Telset.id - Kamu sedang mencari headphone gaming berkualitas dengan kisaran harga Rp 500 ribuan? Ada cukup banyak pilihan yang...

Biar Gak Dikepoin, Begini Cara Private Akun Instagram

Telset.id - Takut akun Instagram Anda dikepoin orang yang tidak dikenal? Mungkin Anda perlu mengubah akun Anda menjadi private....

Garmin Upgrade 3 Varian Smartwatch “Solar Edition”

Telset.id - Garmin kembali meluncurkan smartwatch terbaru "Solar Edition", yang merupakan upgrade dari versi yang sebelumnya telah hadir, yaitu...

Vivo iQOO Z1x: Spesifikasi Ngegas dengan Fitur Gaming Lengkap

Telset.id - Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, tepat pada tanggal 9 Juli 2020, Vivo meluncurkan smartphone terbaru...

Duo RedmiBook 16 dan 14 II Dirilis dengan Intel Gen 10

Telset.id, Jakarta - Xiaomi menghadirkan dua laptop terbaru, RedmiBook 16 dan RedmiBook 14 II yang telah dilengkapi dengan prosesor terbaru...
- Advertisement -