CCTV Pintar di China Bisa Temukan Orang dalam 7 Menit

CCTV pintar

Telset.id, Jakarta – Banyak cara yang telah dilakukan oleh pemerintah di berbagai negara untuk melakukan pengawasan terhadap warganya demi memberikan rasa aman. Salah satunya adalah China yang dilaporkan memiliki sistem kamera pengawas terbesar di dunia.

Seperti dilaporkan oleh BBC, terdapat lebih dari 170 juta kamera CCTV yang tersebar di seluruh wilayah China. Sistem kamera pengawas yang juga dilengkapi dengan Artificial Intelligence (AI) dan Face Recognition ini diklaim mampu menemukan orang hanya dalam waktu 7 menit saja.

Klaim tersebut dibuktikan oleh reporter BBC bernama John Sudworth yang mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung sistem kamera pengawas canggih ini dengan memasukkan namanya ke dalam daftar pencarian.

Setelah datanya telah dimasukkan, otomatis data akan disebarkan ke dalam sistem yang terhubung langsung dengan pihak kepolisan. Sehingga dalam waktu hanya 7 menit saja akhirnya Sudworth berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian setempat.

CCTV pintar yang dibuat perusahaan bernama Dahua Technology ini selain bisa mengenali wajah penduduk di China, juga mampu mengenali apapun yang terhubung dengan target yang dicari. Misalnya, siapa saja orang yang berelasi dengan target, kendaraan apa yang digunakan, dan hal lainnya.

“Kami bisa mengenali wajah saat Anda di mobil, mengenali siapa saja yang kenal dengan Anda, hingga mengetahui siapa orang yang sering bertemu dengan Anda,” jelas perwakilan Dahua Technology, Yin Jun.

Meski memiliki “kekuatan yang besar”, pihak kepolisan China mengklaim bahwa sistem canggih ini hanya digunakan dalam keadaan darurat saja. Mereka juga menegaskan bahwa data tersebut pun tersimpan dengan aman dan baik.

“Kami hanya menggunakan sistem ini disaat keadaan darurat saja. Para warga tidak usah khawatir tentang ini,” kata Xu Yan, salah satu perwakilan dari kepolisian Guiyang, China.

Pemerintah China menargetkan dalam tiga tahun ke depan akan memasang 400 juta CCTV di seluruh wilayah Negara berjuluk Tirai Bambu itu. Tak hanya digunakan sebagai kamera pengawas, China pun akan menggunakannya untuk mempelajari tingkah laku penduduknya. (FHP/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here