Makin Tajir, Bos Microsoft Kantongi Gaji Rp 270 Miliar

Telset.id, Jakarta – Jabatan CEO di perusahaan raksasa teknologi seperti Microsoft selalu menjadi impian semua orang di dunia. Salah satu alasannya adalah soal gaji yang akan didapatkan pasti sangat besar. Lalu berapa gaji seorang CEO di Microsoft?

Contohnya saja Satya Nadella, yang sekarang menjabat sebagai CEO Microsoft, pada tahun 2016, pria berdarah India tersebut mengantongi gaji USD 20 juta atau sekitar Rp 270 miliar. Jumlah tersebut setelah dia mendapatkan ‘rapor’ yang baik selama satu tahun.

Mengutip dari laman Business Insider, jumlah pendapatan yang dikantongi Nadella itu sebagian berbentuk uang tunai, dan sisanya berasal dari saham Microsoft yang diberikan oleh perusahaan.

[Baca juga: Satya Nadella Tidak Pernah Setuju Pembelian Nokia]

Untuk cara penilaian ‘rapor’, Microsoft memiliki tiga penilaian khusus. Yang pertama adalah Produk dan Strategi, kedua adalah Customer dan Pemegang Saham, serta Budaya dan Kepemimpinan Organisasi.

Pada tahun ini, Nadella mendapatkan skor paling tinggi di bidang Budaya. Maka tak heran, Microsoft memberi bonus kepada pria berumur 50 tahun tersebut bonus sebesar USD 7 juta atau sekitar Rp 94,4 milar.

“Perusahaan menerapkan prinsip kepemimpinan secara luas yang membantu para pemimpinnya memberikan kejelasan, menghasilkan energi, dan memberikan kesuksesan,” ujar pihak Microsoft di laman resmi mereka.

Skor tertinggi berikutnya adalah di Costumer dan Pemegang Saham dengan skor 125 persen. Di sini, dewan memuji kemajuan dalam ‘persepsi Microsoft sebagai inovator dan sebagai pemimpin bidang Cloud’.

Nadella dianggap berhasil membawa internet broadband ke daerah pedesaan, serta inisiatif filantropi lainnya juga menyumbang hasil yang positif.

[Baca juga: Seperti Google Allo, Microsoft Tanam Cortana di Skype]

Kemudian, ada Produk dan Strategi yang memiliki skor 100 persen. Para dewan menilai Nadella dengan sangat tinggi karena pesatnya pertumbuhan bisnis cloud computing Microsoft, yang mencakup platform cloud Azure, serta Office 365 productivity suite.

Meskipun begitu, Nadella dikabarkan mengalami penurunan pendapatan sebesar 2 persen jika dibandingkan dengan tahun 2015. Hal ini dikarenakan Microsoft Edge — browser baru Windows —  tidak memiliki performa yang memuaskan.

Yah, meskipun begitu, gaji Nadella tahun 2016 adalah gaji terbaik yang pernah dimiliki olehnya selama menjabat sebagai CEO Microsoft. Yang pasti, para dewan menaruh kepercayaan pada Nadella untuk menghasilkan yang lebih banyak lagi bagi perusahaan di tahun-tahun mendatang. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

3Doodler Ciptakan Printer 3D Khusus Anak-anak Playgroup

Telset.id, Jakarta - Printer 3D selalu dianggap sebagai hobi orang-orang dewasa. Namun, perusahaan bernama 3Doodler baru-baru ini mengumumkan peluncuran...

Cantik Banget! Begini Tampilan Galaxy Buds+ Warna Merah

Telset.id, Jakarta - Ketika pertama kali memboyong Galaxy Buds+, Samsung cuma menghadirkan tiga opsi warna saja, yakni putih, biru, dan...

Asyik! Galaxy S20 dan ROG Phone 2 Bisa Mainkan Game Google Stadia

Telset.id, Jakarta - Saat pertama kali diluncurkan ke hadapan publik, Google Stadia hanya bisa dimainkan terbatas di perangkat smartphone...

Yeayy! Pengguna Bisa “Cicip” Game Android Sebelum Download

Telset.id, Jakarta - Google ingin meningkatkan ekosistem game di Android agar semakin ramah bagi para gamers. Raksasa pencarian ini menghadirkan fitur game...

Batal Meluncur di MWC, Ini Jadwal Peluncuran Oppo Find X2

Telset.id, Jakarta - Peluncuran Oppo Find X2 seharusnya digelar di Barcelona, Spanyol pada 22 Februari. Namun, karena wabah virus Corona...
- Advertisement -