Kapsul Tidur

Kapsul Tidur, Tempat Tidur untuk Pekerja Sibuk di China

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Tentu sudah jadi rahasia umum jika para pekerja di Jepang memiliki jam kerja yang ekstrim, jika dibandingkan dengan negara lainnya. Saking sibuknya, para pekerja di Negeri Sakura tersebut bahkan rela menyewa kapsul tidur untuk sekedar tidur selama 1 hingga 2 jam, dan kemudian kembali bekerja lagi.

Nah, sepertinya tak hanya pekerja di Jepang saja yang tingkat kesibukannya meningkat, karena sekarang para pekerja China pun mengalami ā€œnasibā€ yang sama. Para pekerja di China kini juga memiliki tingkat kesibukan yang tinggu, hingga berimbas pada siklus tidur yang terganggu.

Hal itu terbukti dengan data yang dikutip dari Mashable yang menyebutkan jika 73 persen orang China memiliki masalah dengan siklus tidurnya. Dan sama seperti di Jepang, kini di China pun mulai banyak tempat penyewaan kapsul tidur yang menargetkan para pekerja di China.

Tarif yang ditawarkan cukup murah, yakni sekitar USD 1.50 atau sekitar Rp 20 ribuan untuk setengah jam (30 menit). Kapsul tidur ini bisa menjadi ā€œalat bantuā€ yang cukup efektif bagi para pekerja yang kekurangan tidur.

[Baca juga:Ā Mau ke Bulan, 4 Relawan China ā€œDikurungā€ 200 Hari]

Cara untuk menyewanya pun cukup mudah, para pengguna bisa membuka kapsul tidurnya dengan sebuah aplikasi, kemudian masuk dan tidur di dalamnya. Untuk pembayarannya, mereka hanya harus menggunakanĀ wallet yang terdapat di aplikasiĀ messaging milik China, WeChat.

ā€œBanyak profesional sulit menemukan waktu yang tepat dan tempat yang bagus untuk tidur siang,ā€ kata Han Yue, Manajer Operasional di Xiangshui Space, perusahaan yang menggagas ide ini, seperti dikutip Telset.id dari Reuters, Jumat (14/07/2017).

Di dalam kapsul tidur ini sendiri cukup lengkap dan nyaman. Terdapat selimut, bantal dan jugaĀ portĀ USB serta sumber daya listrik yang memadai untuk mengisiĀ gadget atau alat-alat elektronik mereka.

[Baca juga:Ā Lucu! Pembangkit Listrik Tenaga Surya di China Mirip Panda]

Meski bentuknya terlihat mirip, namun kapsul tidur di China ini agak sedikit berbeda dengan kapsul tidur yang ada di Jepang, terutama dalam hal jam waktu penyewaan.

Ya, jika kapsul tidur yang ada di China hanya melayani pelanggan yang ingin tidur siang lebih nyenyak. Jadi bukan untuk dipakai tidur semalaman. Oleh karena itu, jam operasional kapsul tidur di China ini hanya berlaku dari pukul 11 pagi sampai 2 siang saja. (FHP/HBS)

Komentar

Belum ada komentar.