‘Bule-bule’ Ini Tenar Sebagai Youtubers di Indonesia

‘Bule-bule’ Ini Tenar Sebagai Youtubers di Indonesia

Penulis:Bayu Sadewo
Terbit:
⏱️6 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Vlog alias video blogging atau Youtubers sedang menjadi tren, seiring perkembangan Internet di Indonesia. Fenomena ini mendorong munculnya Youtubers kreatif di Tanah Air. Yang menarik, tak hanya orang asli Indonesia, tapi juga banyak orang asing yang “mendadak ngetop” berkat YouTube.

Indonesia menjadi negara yang menarik dikunjungi oleh para warga negara asing untuk berwisata. Beberapa diantara mereka bahkan memutuskan untuk menetap di Indonesia, karena saking cintanya pada alam dan budaya Indonesia.

Fenomena vlog rupanya juga menjangkiti bule-bule (sebutan untuk orang asing) yang ada di Indonesia. Meski kebanyakan mereka membuat vlog hanya iseng saat merekam aktifitas mereka di sejumlah tempat wisat, namun beberapa diantara mereka kini menjadi terkenal dan bahkan ada yang jadi selebritis di Indonesia.

Ketenaran mereka tentu saja berkat vlog yang mereka bikin dan diunggah di YouTube. Keunikan cara mereka berbicara dengan bahasa Indonesia, atau kepandaian menyanyikan lagu-lagu populer Indonesia, yang menjadi salah satu faktor vlog buatan mereka bisa menjadi viral di Internet.

Meski sebenarnya cukup banyak bule yang sukses dan terkenal menjadi vlogger di Indonesia, namun kali ini kita akan menghadirkan beberapa nama saja. Nah, berikut ini bule-bule yang jadi beken karena menjadi Youtubers di Indonesia.

Kita mulai dengan Sacha Stevenson di halaman berikutnya… >>>

Sacha Stevenson

Nama Youtubers bule pertama yang akan kita bahas adalah Sacha Stevenson. Wanita asli Kanada ini mulai dikenal sebagai seorang Youtubers sejak dia mengunggah video berjudul ‘How to act Indonesian’ ke YouTube. Sejak diunggah pertama kali pada 7 Agustus 2013, video How to act Indonesian sudah direkam sebanyak 13 seri.

Yang menarik dari vlog buatan wanita humoris ini adalah karena dia bisa mempraktikkan kebiasaan orang Indonesia dengan gayanya yang kocak dalam sebuah video. Dalam videonya, Sacha menceritakan tentang bagaimana kebiasaan hidup orang Indonesia sehari-hari. Mulai dari tata krama makan, cara beribadah, hingga kebiasaan membuang sampah sembarang.

Meski sempat diprotes karena dianggap ‘menghina’ orang Indonesia, tapi nyatanya video How to act Indonesian tetap disukai, bahkan dibuat berseri hingga 14 episode. Dalam sebuah pernyataannya, Sacha pernah mengatakan dia tak bermaksud menghina orang Indonesia, tapi hanya ingin menampilkan keseharian orang Indonesia yang tidak dia temukan di negara asalnya, Kanada.

Di balik gayanya yang kocak dan terkadang konyol, Sacha juga suka menyelipkan pesan-pesan moral tentang kebiasaan buruk di Indonesia tentang masalah korupsi dan pungli. Dalam salah satu seri videonya, Sacha pernah menyindir masalah pungli yang dilakukan para polisi lalu-lintas di Indonesia.

Berkat kepopulerannya menjadi seorang Youtubers, kini Sacha telah memiliki program televisi sendiri. Dia berpasangan dengan bassis grup band Gugun Blues Shelter, Jono memandu acara “Jadi Indonesia” di SindoTV. Sacha yang telah tinggal di Indonesia sejak tahun 2001 kini telah bersuamikan orang Indonesia.

Francois Xavier Renou

Bule berikutnya yang tenar di Indonesia sebagai Youtubers ini cukup unik. Bule bernama Francois Xavier Renou ini sangat menyukai makanan khas Indonesia. Saking sukanya, dia membuat lagu khusus yang liriknya merangkum nama-nama masakan Indonesia. Francois memang belum fasih berbahasa Indonesia, tapi lagu berjudul “Aku Lapar” yang dia ciptakan memperlihatkan betapa cintanya dia pada Indonesia.

Bersama band punk Fransoa Superstar, bule berpaspor Perancis ini membuat video klip lagi Aku Lapar, dengan gaya khas band punk, yang mengingatkan kita akan band punk legendaris The Ramones dan Misfits.

Lagu berdurasi 2 menit 45 detik tersebut memasukkan 43 nama makanan khas Indonesia. Mulai dari nasi goreng, bakso ayam, mie aceh, hingga kerupuk. Video lagu Aku Lapar ini sempat viral di media sosial setelah pemilik channel Chandra Hudaya mengunggahnya ke YouTube pada 30 Januari 2015.

Dalam keterangannya, video tersebut direkam di sebuah restoran di Seminyak, Bali. Fransoa mengambil lokasi di beberapa tempat, mulai dari studio latihan, dapur, restoran, dan bar.

Gabriel Bierwirth

Bule pintar berbahasa Indonesia sudah tak aneh lagi. Tapi bagaimana kalau ketemu bule yang jago bicara dengan bahasa daerah? Nah, bule yang satu ini juga tenar sebagai Youtuber karena fasih berbahasa Jawa. Namanya Gabriel Bierwirth, atau akrab disapa dengan nama Gabe.

Dalam akun Facebook fan page miliknya, Gabe menuliskan jika dirinya suka belajar bahasa Indonesia dan bahasa lainnya. Dan sama seperti Francois, pria asli Jerman ini juga mengaku sangat menyukai masakan Indonesia. Gabe sangat fasih berbahasa Indonesia dan Jawa.

Kemampuannya bernyanyi menggunakan bahasa Jawa dia tunjukkan dalam vlog yang dia bikin. Gabe bahkan menciptakan sebuah lagu berjudul “Bule Gila Ngomong Apa Sih”. Dengan gaya kocaknya, Gabe menyanyikan lagu tersebut dalam vlog buatannya.

Selain lagu ‘Bule Gile’, bule kelahiran 8 maret 1995 ini juga menyanyikan lagu ‘Memilih Setia’ milik Fatin, yang sudah dialihbahasakan ke dalam bahasa Jawa.

NL Peter

Bule yang satu ini memang pintar menyanyi, dan berprofesi sebagai musisi di negara asalnya, Belanda. Namanya NL Peter, dia mulai dikenal di YouTube karena sering mengunggah video dirinya memainkan lagu-lagu dari band Indonesia seperti Dewa 19, Andra & The Backbone dan d’Masiv.

Dalam situs pribadinya, Peter mengatakan bahwa dia sangat suka bertemu dengan orang Indonesia, dan suka sudah lama menggunakan bahasa Indonesia. Dia juga mengaku sangat suka dengan budaya dan apa saja tentang Indonesia

“Saya suka bertemu orang Indonesia, saya suka berbicara bahasa (Indonesia, saya suka budaya, dan sebagainya. Saya mulai bermain piano saat berumur 6 tahun, dan sekitar 5 tahun kemudian saya mulai bermain gitar. Saya tidak ingat kapan saya mulai bernyanyi,” tulis Peter dalam situs pribadinya.

Pemilik nama asli Peter Fennema ini mengatakan, alasan utama dirinya memainkan lagu-lagu ciptaan musisi Indonesia, seperti Dewa 19 dan juga d’Masiv, karena dia sangat menyukai budaya dan music-musik Indonesia.

Peter pertama kali merekam lagu berbahasa Indonesia pada 2006. Dalam channel YouTube miliknya, Peter telah mengunggah lebih dari lima video cover musik band dan penyanyi Indonesia. Nama Peter terus berkibar hingga sekarang sebagai Youtuber yang menyanyikan lagu-lagu Indonesia. Dia pernah beberapa kali diundang untuk wawancara di radio dan stasiun televisi Indonesia.

Dani Maxey

Dani Maxey dan kawan-kawannya di Papua

Salah satu bule yang kini sedang banyak diperbincangkan netizen adalah Dani Maxey. Youtuber asal Amerika Serikat ini membuat heboh para warganet karena sangat fasih berbahasa Indonesia dengan dialek Papua.

Dalam video yang diunggahnya di media sosial Instagram via akun @suku_dani, pria berambut gondrong ini menceritakan tentang alam dan budaya Bumi Cendrawasih itu dengan dialek Papua yang sangat kental. Tak hanyak itu, Maxey juga terlihat sudah sangat dekat dengan penduduk Papua.

Mungkin bagi Anda yang belum pernah ke Papua, agak sedikit bingung atau kurang mengerti dengan celotehan Maxey dalam videonya. Ciri khas dari logat orang-orang Papua yakni tempo kecepatan berbicara dan dialek khas yang digunakan dalam bahasa sehari-hari. Tak heran jika membuat banyak orang sulit berbicara dalam dialek Papua.

Hal inilah yang membuat netizen kaget melihat ada bule yang bisa sangat fasih berbicara dengan logat Papua. Selain menguasai bahasanya, Maxey juga sangat mencintai alam dan budaya Papua. Saking cintanya pada Papua, dia bahkan menyebut dirinya sebagai putra Papua. Dalam videonya, Maxey mengaku sangat ketergantungan dengan tradisi Papua.

“Saya tidak enak makan kalau tidak bisa bakar batu,” kata Maxey dengan logat Papua yang kental dalam salah satu videonya di akun @suku_dani. Dalam video itu, Maxey yang sedang berada di Amerika Serikat terlihat tengah membakar batu di api unggun sambil memasak makanannya.

Hingga kini masih belum jelas apakah Maxey memang lahir dan besar di Papua, atau dia memang serius belajar budaya dan bahasa Papua. Yang jelas, Maxey terlihat sudah sangat dekat dengan semua yang berbau Papua. Mulai dari bahasa, makanan, dan budayanya.

Ada satu hal menarik lainnya yang ditampilkan Maxey, yakni ketika dia mengajak kita untuk lebih peduli pada Papua. Maxey meminta kita untuk menjaga alam Papua yang indah, dan juga mau membantu persoalan penyebaran penyakit HIV AIDS dan malaria.

https://youtu.be/UMecLfXvcLA