Awas! Gambar Ini Bisa Hack WhatsApp atau Telegram Anda

Hack WhatsApp

Telset.id, Jakarta – Anda sering bertukar pesan berisi gambar bersama teman menggunakan WhatsApp atau Telegram? Sebaiknya kegiatan itu harus sedikit dikurangi karena baru-baru ini telah ditemukan teknik serangan baru untuk dua aplikasi messenger yang sudah memiliki banyak basis pengguna itu yang memungkinkan para hacker untuk bisa mengambil alih informasi penting dari korbannya.

Dilansir Tim Telset.id dari The Verge, teknik serangan baru ini terungkap setelah para peneliti dari Check Point Security menemukan lubang keamanan pada WhatsApp dan Telegram versi browser. Nah lubang keamanan tersebut memungkinkan para hacker untuk bisa mengambil alih akun korbannya seperti mengakses pesan termasuk foto atau bahkan mengirim pesan ke orang lain menggunakan akun si korban hanya dengan mengirimkan gambar berbahaya pada korbannya. Ketika si korban membuka gambar tersebut otomatis semua data yang tersimpan secara lokal akan diambil oleh hacker.

[Baca Juga: Wah.. Hacker Ini Temukan Cara Naik Uber Secara Gratis]

“Dengan hanya mengirimkan gambar yang tampak biasa saja, hacker bisa mendapatkan kontrol akun, riwayat pesan teks, semua foto yang pernah dibagikan dan mengirim pesan atas nama pengguna,” ujar Oded Vanunu, Head of Product Vulnerability Research Check Point.

Gambar yang tampak biasa saja itu sebenarnya berisi kode berbahaya yang disembunyikan di dalam gambar. Sehingga otomatis pengguna pun sangat sulit untuk mengetahui jika sebenarnya gambar yang mereka klik atau perbesar mengandung kode berbahaya yang bisa mengambil seluruh informasi para WhatsApp atau Telegram mereka.

[Baca Juga: Shodan, Search Engine Para Hacker]

Lubang keamanan ini sendiri sudah dilaporkan ke pihak WhatsApp dan telegram pada 8 Maret silam, dan keduanya juga segera mengubah protokol validasi untuk upload file demi melindungi penggunanya terhadap potensi serangan berbahaya.

“Ketika Check Point melaporkan masalah ini, kita segera membahas hal itu dalam sehari dan merilis update untuk WhatsApp for web. Untuk memastikan Anda menggunakan versi terbaru, silakan restart browser Anda,” jelas juru bicara WhatsApp. (FHP)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here