Line Tantang Developer Lokal Kembangkan ChatBot

Line Developer Challenge
Line baru saja membuka sebuah kompetisi yang diklaim pertama di Indonesia yakni Line Developer Challenge yang mengajak para developer lokal untuk mengembangkan layanan ChatBot. (Faisal/telset.id)

Telset.id, Jakarta – Di awal Februari lalu, Line baru saja meluncurkan kompetisi yang diklaim pertama di Indonesia yakni Line Developer Challenge. Lewat kompetisi ini, aplikasi chatting yang identik dengan warna khas hijau ini mengajak para developer lokal untuk mengembangkan layanan ChatBot di aplikasi messaging Line.

Ada tiga kategori yang dilombakan, yakni Utility, Game, dan Student. Untuk kategori Utility, merupakan kategori bagi para developer untuk membuat bot yang bisa membantu tugas atau kegiatan sehari-hari para penggunanya agar bisa menjalaninya dengan mudah.

Sedangkan untuk kategori Game, merupakan kategori di mana para developer ditantang untuk membuat game bot interaktif sehingga bisa menciptakan kedekatan antar pengguna. Dan untuk kategori terakhir yakni Student, dikhususkan bagi mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi Line Developer Challenge.

[Baca juga: Line Ajak Developer Berkreasi di “Line Developer Challenge”]

Menurut Matthew Tanudjaja, Global Engineer Line Indonesia, kategori ketiga (Student) ini dikhususkan untuk mahasiswa saja, karena jika masuk di dua kategori lainnya (Utility dan Game), peserta mahasiswa akan langsung bersaing dengan developer yang lebih berpengalaman.

“Kalau peserta mahasiswa bisa bersaing di kategori Utility dan Game, maka mereka akan tetap dimasukkan di kategori tersebut. Tapi jika tidak, otomatis kita adu lagi di kategori Student,” jelas Matthew dalam exclusive interview di kantor pusat Line Indonesia di Jakarta, Jumat (17/02/2017).

Ia menjelaskan, untuk lebih memudahkan para developer lokal dalam mengembangkan ChatBot, Line juga menyediakan messaging API yang bisa digunakan oleh para developer. Ada tiga jenis API yakni Confirm Type, Button Type dan Carousel Type.

“Diantara ketiga API tersebut, yang paling disukai developer adalah Carousel Type,” kata Matthew tanpa menjelaskan alasannya.

[Baca juga: 3 Fitur Baru Buktikan Janji Line untuk Terus Berinovasi]

Line Developer Challenge sendiri sudah dibuka sejak 2 Februari lalu dan akan ditutup pada 31 Maret mendatang. Sedangkan untuk pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 8 April 2017.

Hadiah yang diperebutkan pun sangat menggiurkan bagi developer lokal yakni hingga Rp 800 juta dan bergabung dengan Line selama satu tahun untuk memberi layanan kepada pengguna Line. (FHP/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here