Demi Keselamatan Publik, China Katakan “Tidak” pada Pokemon Go

Telset.id, Jakarta – Siapapun Anda, yang tinggal di Shanghai dan sekitarnya sepertinya harus membuang jauh-jauh keinginan untuk memainkan Pokemon Go. Pasalnya, badan sensor China telah resmi menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan lisensi pada game augmented reality apapun sampai diketahui dengan pasti bahwa game tersebut tidak berbahaya bagi keselamatan publik maupun “keamanan nasional.”

Tidak diketahui dengan pasti apa yang mendasari sensor tersebut, tapi sepertinya tidak ada pengkhususan terkait larangan memainkan game Pokemon Go ini. Bahkan jika Anda mengunduh game tersebut dari toko aplikasi asing dan menggunakan roaming data untuk menghindari sensor, itu hanya akan menampilkan peta kosong selama Anda berada di China. Layanan Google seperti Maps diblokir di negeri ini, sehingga kecil kemungkinan para pejabat akan membuat pengecualian hanya untuk para gamer.

Keputusan China untuk memblokir Pokemon Go ini mencerminkan betapa banyak perbedaan pendapat terkait augmented reality saat ini. Sementara negara-negara seperti China melihatnya sebagai ancaman potensial, AS dan negara-negara lain secara terbuka menerimanya – meskipun adakalanya hanya demi uang. Sepertinya masih akan butuh waktu lama bagi AR hingga bisa diterima di seluruh dunia.

China sendiri bukan satu-satunya negara di dunia yang melarang game ini. Telah ada Iran yang lebih dulu melarang game realitas menangkap monster ini. Dan Pokemon Go juga bukan satu-satunya game yang semakin dilarang, game augmented reality berbasis lokasi sejenis juga akan dikenakan larangan yang sama. [IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here